Duduk dibawah pohon adalah pilihan kami bertiga. Aku, Dee, dan Memei. Hampir beberapa minggu kami tak saling menyapa di dunia nyata. Yahh, karena kesibukan masing2, kami tak bisa bertemu. Meskipun begitu, eratnya rasa persahabatan yang akhirnya memaksa kami bertemu kembali.
Beberapa hari yang lalu salah satu teman kami kembali lagi ke kota ini. Aku biasa saja mendengarnya. Tak begitu merespon dengan sumringah. Malam sebelum kami bertemu, Dee sms ke aku. Awalnya aku curiga dengan dia, aku kira dia akan mengajakku bertemu dengan "teman lama" itu. Ternyata tidak, Dee hanya ingin bertemu denganku. Oh, maafkan aku Dee, aku telah berprasangka buruk denganmu. Segera aku iya-kan ajakannya. Kebetulan ada yang ingin aku sampaikan padanya.
Aku dan Dee datang duluan, kemudian menyusul Memei. Kami mulai dengan candaan masing-masing. Kami tertawa.



