ucapan

Selamat Datang di Blog Aprisa Ayu. Terimakasih Telah Membaca. Saranghaeyoooo... (^_*)

Thursday, June 14, 2012

CerDak (Cerita Dadakan) dari Teman

Ini salah satu karya teman gue. Gak tau deh, mau disebut cerpen ato apalah. Menurut gue ini bukan sekedar imajinasi, tapi lebih menjurus luapan kebingungan dari yang nulis.  Judulnya "Sinta Bingung dan Ada Deh". Dia bikin hanya beberapa menit tanpa bicara sama sekali. Cekidot hasilnya...

Pada suatu pagi hari yang cerah dan tidak berkabut, Sinta duduk termenung di tepi jurang dekat komplek perkemahan Sibunatung. Para pembina sudah memperingatkan untuk tidak mendekati area hutan belakang komplek perkemahan mereka karena berbahaya. Akan tetapi, pagi itu Sinta merasa kesal dengan salah satu temannya satu tenda yang merusak lampu senternya tapi tidak mau mengakui kesalahannya. Sinta pun lalu melarikan diri ke hutan belakang perkemahannya itu. Dan menemukan pemandangan menakjubkan dari tepi jurang.
Pikirannya menganga ke angkasa. Ditemani suara burung yang sayup sayup dari bawah jurang, Sinta mulai merasa mengantuk. Entah bagaimana bisa dalam keadaan marah tiba tiba dia mengantuk. Dia pun lalu tertidur dan tanpa sengaja, dia terperosot ke dalam jurang yang dalamnya lebih dari 10 km itu.
Ketika terbangun, dia tiba di sebuah daerah antah berantah. Sinta terkejut, dia tidak tersadar bahwa tadi dia terjatuh ke dalam jurang yang sangat dalam. Dan uniknya, tanpa luka sedikitpun. Sinta merasakan keanehan ketika melihat pemandangan di depannya. Ini bukan hutan lagi, tapi tepi pantai. Sinta pun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Untuk membuktikannya, dia pun menutup mata dan mencoba tidur lagi. Ketika terbangu, ternyata dia malah berada di daerah bersalju. Bahkan ada beberapa beruang kutub dikejauhan. Dia semakin bingung dan takut.
Kali ini Sinta coba berjalan menelusuri salju yang tebal. Dia merasakan benar – benar kedinginan. Tapi dia harus tetap berjalan karena Si beruang melihatnya dari kejauhan dan terlihat mendekat. Tiba tiba beruang itu berlari ke arahnya, Sinta sangat ketakutan. Hampir hampir dia berteriak lagi ketika terjatuh dan pingsan. Tak lama kemudian, dia terbangun, kali ini dia terbangun di daerah padang ilalang. Sinta semakin bingung dengan tempat-tempat aneh yang tiba-tiba dialaminya ketika terbangun. Sinta menangis dan menangis.
Air matanya entah bagaimanan menggenang semakin lama semakin banyak. Kemudian membentuk danau. Kaki Sinta tiba tiba menghilang dan berubah jadi ekor ikan. Dia berubah jadi ikan duyung. “Tidaaaaaaaak !!!” teriaknya ketakutan. Dia seperti tidak bisa bernafas dengan udara. Dia pun meloncat ke dalam danau air matanya sendiri. Ketika kemudian air seperti terguncang hebat. . . .
“SINTAAAAAAAAAA !!! BANGUUUUN !!!”
Pembinanya tampak marah dengan membawa seember air yang baru saja diguyurkan ke tubuh Sinta. Sinta terbangun dengan memeluk senternya yang sudah rusak. Dia merasa bingung. Ternyata dia hanya bermimpi. 

Nah, bagaimana??

4 comments:

Ehm, komentarnya yg bijak yaa.. ^_^